Satria Fu 2015



Sadar diri bahwa peminat utama Satria F150 adalah konsumen berjiwa muda, Maka kali ini Suzuki membekali Satria dengan berbagai aksesoris resmi untuk Sang Black Fire terbaru. . . Aksesoris ini diharapkan mampu menunjang para pemilik epyu yang ingin memodifikasi tampilan Ayago kesayangannya. . .
Menariknya, Bukan part pendongkrak performa seperti yang sedang marak digelontorkan Pabrikan lain, Suzuki justru memberikan Aksesoris Resmi tambahan untuk sektor tampilan saja. . . Semuanya bisa didapatkan di Dealer Resmi Suzuki terdekat, Berikut daftar aksesoris & harganya via  :
Windshield :  Rp 98. 500
Headlamp Garnish Grey: Rp 143. 500
Headlamp Garnish Chrome: Rp 226 .500
Air Scoop Grey: Rp 141 .000
Air Scoop Chrome: Rp 224 .000
Stoplamp Garnish Grey: Rp 187 .000
Stoplamp Garnish Chrome: Rp 270 .000
Dome Sticker: Rp 146 .000
Dudukan Plat Nomor: Rp 25 .000
(Plus) Alarm : Rp 473. 000
Well. . . Demikian tadi sedikit Informasi soal Satria F150 Black Fire II yang baru saja diluncurkan oleh Suzuki, Semoga artikel ini bisa jadi info tambahan bagi Brosist yang ingin memboyong sang Ayago ini yaaa. . . Jangan lupa, Tetep hati-hati di jalan. . .

Cara Merawat Crome Pada Motor

Cara Merawat CHROME Agar Tetap Kinclong
Saat ini banyak sekali motor - motor di buat
cantik tampilannya atau motor fashion. Ada yang
menggunakan permainan cat ada juga yang
tampil kinclong bagaikan kaca berjalan. Nah saat
ini saya akan membahas perawatan motor yang
tampil kinclong dengan krom beserta
pantangannya.
Perawatan lapisan krom harus benar - benar di
perhatikan, agar krom tidak gampang memudar
atau mengelupas.
Yang harus di perhatikan dalam merawat krom
adalah musuh dari logam yaitu air asam.
Lapisan chrome harus terhindar dari air asam
seperti air hujan, air laut, dan air aki. Apabila
terkena salah satu air yang saya sebutkan tadi
resikonya karat apabila krom di lapis ke besi dan
akan mengelupas apabila krom di lapis ke logam
almunium. Jadi jika krom terkena salah satu air
asam tadi segera di cuci dengan air bersih dan
sabun. Dan segerakan untuk di lap sampai benar
- benar kering.
Dan untuk perawatan selanjutnya jika komponen
motor anda yang di krom sulit untuk di bersihkan
seperti lengan ayun dan roda lebih baik anda
mengeluarkan duit sedikit untuk membeli cat
clear untuk di semprot pada komponen yang sulit
di bersihkan. Karena logam juga mempunyai pori
- pori seperti manusia, jika di tutup clear akan
mengurangi menyelinapnya air asam tadi.
Musuh utama pengguna chrome yakni air hujan.
Biasanya banyak pengguna yang menyepelekan
hal itu padahal dampak air hujan itu sangat
berpengaruh pada keawetan chrome.Kalau sudah
kena air hujan diusahakan dicuci dulu pakai air di
rumah. Setelah dibilas baru boleh dilap kering
dengan menggunakan lap yang teksturnya halus.
Jika bagian chrome sudah terkena air hujan,
maka kalau Anda tidak segera mencuci dan
mengelapnya, air hujan itu akan mengendap di
bagian chrome terutama pada bagian pelek dan
bagian lainnya yang memang rawan terkena air
hujan. Air yang mengendap itu yang bisa
membuat karat pada chrome Anda.Sehebat
apapaun chrome-nya pasti kalau kena air hujan
dan enggak dirawat akan mudah berkarat dan
kuning.
Selain itu,selain harus cepat dicuci dan dilap
ketika terkena air hujan, hal yang harus dihindari
yakni menggosoknya dengan cairan yang
mengandung bahan kimia, karena bisa membuat
warna chrome Anda tidak kinclong lagi melainkan
jadi kuning. Karena cairan yang mengandung
bahan kimia sifatnya abrasif atau mudah
mengikis lapisan yang dilapnya.Itu kebanyakan
orang salah kaprah. chrome dilap atau digosok
pake cairan yang mengandung kimia. Seperti Kit
misalnya, itu usahakan jangan. Karena bukan jadi
bersih atau mengkilap tapi jadi malah kuning
nantinya.
jika pada chrome ada kotoran atau noda seperti
minyak yang susah dibersihkan maka ada
alternatif lain selain menggunakan bahan kimia.
Anda bisa membersihkannya dengan bedak atau
minyak kayu putih.Bedak dan kayu putih jauh
lebih aman ketimbang cairan yang mengandung
bahan kimia. Enggak bakalan cepet kuning.

Cara Meritkan Mesin Satria Fu




1.Pelumas
Daya lumas oli yg baik mampu membuat kitiran mesin lebih enteng serta dapat menjaga kompresi di ruang bakar sempurna. Ini akan menciptakan power mesin lebih optimal, sehingga lari motor lebih cepat (jarak tempuh jauh), namun bensin hemat. Ingat pengantian oli secara rutin dan tak melebihi batas servis yang di anjurkan (tiap 2.000-2.500KM) akan membuat performa mesin selalu segar dan putaran yang lancar.

2.Stel Kopling
Stelanya jangan sampai terlalu sensitif. Maksudnya, saat tuas kopling ditekan, gigitan kampas kopling jadi cepat ngelos. Hal ini membuat kopling mudah selip saat gas di pelintir. Lari motor pun jadi tertahan, tapi putaran mesin meninggi. Selain itu, pastikan pula kondisi kampas kopling masih berperforma baik. bisa sudah tipis/aus segeralah ganti baru.

3.Gunakan BBM Sesuai Karakter Motor.
Bila misalnya motor Anda hanya perlu menggunakan BBM dari jenis premium, tak perlu Anda ganti dengan pertamax atau pertamax plus hanya dengan keyakinan motor bakal berlari lebih kencang. Pabrikan sebetulnya telah membuat komposisi paling ideal antara tipe mesin dengan jenis BBM.
Untuk contoh di atas, memang motor ber-BBM premium akan lebih kencang bila diberi pertamax. Tapi, itu akan membuat motor bersangkutan mengonsumsi BBM lebih banyak (yang pasti harganya lebih mahal). Demikian pula sebaliknya. Jika motor memang direkomendasikan harus menggunakan pertamax, jangan menurunkan kualitas dengan memakai BBM premium. Selain akan membuat mesin ngelitik, penurunan spesifikasi BBM yang digunakan justru akan membuat motor boros konsumsi BBM-nya.
Buat satria fu disunahkan pake pertamax gan.hehe

4.Cara Berkendara
Kesemua cara ngiritin BBM ini akan percuma bila tak dibarengi cara berkendara yang benar!!. Kalo anda masih suka kebut-kebutan, sering memblayer gas saat motor berhenti, sering main selip kopling dan lainnya. Sebaiknya, jalankan motor dengan kalem, mengurut gas perlahan-lahan waktu berakselerasi, memposisikan perseneling pada kondisi kecepatan dan putaran mesin yg pas, dijamin konsumsi BBM anda akan jauh lebih irit. Di satria fu sekarang kan ada pilihan ridingnya tuh gan, ada ECO,NORMAL, ama POWER. jadi kalau mau lebih irit pake ECO aja gan hehehe.

5. Yang terakhir, jangan lupa servis teratur ya gan.

Fungsi Tombol Pada Sepedometer Satria FU

FUNGSI PERANGKAT S-DMS

Fungsi dari perangkat S-DMS adalah sebagai lampu indikator pengingat putaran mesin yang telah di setel lebih dahulu. Sedangkan penyetelan hanya dengan menekan tombol mode lebih dari 2 detik. Ada 3 pilihan mode yaitu mode eco, power dan netral. Dengan menekan tombol mode akan merubah mode eco menjadi mode power, apabila tombol ditekan sekali lagi akan merubah mode power menjadi mode netral.

– Mode Economic(ECO) : Lampu indikator akan berkedip pada saat putran mesin antara 4.500-5.500rpm dan akan menyala terus pada saat putaran mesin di atas 5.500rpm.

– Mode Power(PWR): Lampu indikator akan menyala pada saat putaran mesin mencapai 8.500rpm

– Mode Netral(Diam): Lampu indikator tidak akan menyala.

Sebenarnya indikator ini berfungsi sebagai pengingat pengendara tentang batasan putaran mesin. Misalnya : Mode ECO sebagai pengingat bagi pengendara yang menginginkan berkendara secara ekonomis (irit bahan bakar). Mode PWR sebagai pengingat bagi pengendara bahwa pada 8.500rpm adalah puncak tenaga dari motor, lebih dari 8.500rpm hanya memboroskan bahan bakar doang

Modifikasi Satria Fu Injection

Satria FU 150 Special MotoGP Edition

Motor ini dijual seharga Rp 19.955.000 on the road Jakarta. Varian Satria FU150 MotoGP color edition ini sekaligus digunakan sebagai motor balap Suzuki Indonesia Challenge 2015

cara perawatan chrom


Modif kuda besi dengan konsep cilong (chrome) pasti membuat semua mata ingin melihatnya. Tampilan yang bersih dan mengkilat memang menjadi daya tarik tersendiri. Tapi bagaimana dengan cara perawatanya ?

“Waktu pulang dari kerja, aku kehujanan, begitu sampai rumah aku tidak membilas bekas percikan air hujannya dengan air bersih,” kata seorang member, pemilik Suzuki Thunder 250 yang beberapa bagian motornya dibubuhi chrome. “Paginya aku lihat dibagian-bagian yang di chrome terdapat bercak-bercak bekas air hujan dan meski sudah dicuci tetap aja ada bekasnya.”

Melakukan perawatan pada chrome itu memang enggak terlalu susah. Perawatan yang extra dilakukan pada masa-masa musim penghujan, hal itu dikarenakan kandungan asam pada air hujan di kota-kota besar cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan bercak bila tidak langsung dibersihkan.
Nah... untuk melakukan perawatan setelah terkena air hujan cukup dengan langsung mencucinya dengan shampo mobil atau dengan shampo rambut juga boleh, kemudian bilas dengan air bersih dan dikeringkan dengan lap bersih.

Untuk bahan yang digunakan merawat Chrome, bisa menggunakan bubuk magnesium yang terdapat di toko bahan kimia namun kalau tidak ada cukup dengan bedak bayi.

Cara perawatannya cukup dengan ditaburkan secara merata keseluruh permukaan yang ada lapisan chrome.

Kemudian di lap dengan kain berbahan lembut atau chamois (kanebo) dan kering. Yang mungkin harus diperhatikan juga yaitu jangan dicuci dengan menggunakan sabun deterjen, karena kandungan asamnya cukup tinggi.

Untuk pertolongan pertama bila terdapat bercak bekas air hujan bisa dibersihkannya dengan minyak kayu putih. Tuangkan minyak kayu putih ke lap kain yang bersih kemudian gosokkan ke seluruh permukaan yang kotor dan dibiarkan menguap.

Dengan melakukan perawatan yang cukup sederhana diatas namun dilakukannya secara intensif bisa membuat kilau chrome pada motor anda akan lebih terjaga...

Selamat mencoba...

Modifikasi Satria Fu Warna Pelangi

Dengan modifikasi ini kombinasi warna yang menghasilkan warna yang elegan dan modis memberikan inspirasi setiap modifikasi ini.

Kombinasi warna membuat body Satria ini Makin ngeceng deh pokok nya dengan warna pelangi ini bikin makin mantap deh apa lagi dari body depan  yang, makin mantap buat dilihat


Semua warna dari kombinasi warna lah tercipta warna yang kanyak pelangi memberikan tampilan menarik bagi modifikasi Satria Fu ini. dan bagian kerngka ini

Dan di bagian Blok mesin ini butuh kreatifitas untuk mengkombinasikan warna sepaya menjadi kombinasi warna yang sempurna dan bisa mengrit biaya dari biaya Full crom pada mesin yang membutuhkan biaya agak mahal dan perawatan yang hati-hati.

Cukup keren kan modifikasinya dengan kombinasi warnanya semoga menjadi inspirasi semua orang yang ingin memodifikasi Motornya. Dan semoga bermanfaat bagi pembaca



Modif Suzuki Satria F150, 2008 (Banjarnegara)

  Melihat kelir yang beraneka warna, mengingatkan gaya modifikasi di awal milenium. Racikan kelir bertumpuk dan aksen grafis dengan sentuhan airbrush.

Mahmud yang punggawa rumah modifikasi MX Custom (MXC) Banjarnegara, konsisten menerapkan gaya itu lewat sentuhan airbrush, bukan cutting stiker.

“Airbrush lebih paten. Nilai seninya lebih dominan dibanding cutting stiker,” buka modifikator dari Jl. Raya Alians, Km. 2, Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah ini.

Jika dicermati, olahan bodi di pacuan milik Yulistian yang juga berasal dari Kota Dawet Ayu itu, tergolong minimalis.

Olahan pada bodi cenderung sederhana dan standar. Hanya membungkus batok lampu agar terlihat modern dan sedikit bolong-bolong di sepatbor agar terlihat menarik.

Sebab, Mahmud lebih konsen pada racikan konsep airbrush yang membuat motor terlihat semarak. Namun, jauh dari kesan norak.

Teknik airbrush ini nampak apik dengan kelir dominan seperti merah, ungu, hijau dan kuning. Tetapi, penempatan sesuai komposisi bentuk lebih ditonjolkan oleh modifikator yang ramai order ini.

Seperti pada olahan kelir bodi yang kental bernuansa ungu dan merah. Dua kelir ini diracik agar besutan terlihat slim. Guratan lancip dan garis panjang membuat teskstur bodi terlihat kurus.

Proses perpindahan warna pada garis ini memakai teknik mal. Caranya separuh bodi dikelir merah. Kemudian, dikasih nat dengan memakai isolasi kertas. Lalu, diguyur kelir lain yang sesuai konsep deh. (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 60/80-17
Ban belakang : Mizzle 60/80-17
Teromol : Trusty
Sok depan : Combiz
MXC : 0852-2716-2167


Modifiaksi Suzuki Satria Fu 2007

Satria Devin Memang Mantap Nih cc nya ..


Kapasitas silinder Satria F-150 milik Davin Indrawan ini sudah bengkak sampai 250 cc. Pantas jika Yamaha RX-King korekan abis ditekuk di arena adu kebut malam Kemayoran beberapa waktu lalu. Konon menang 8 rebu.

Lumayan alot dan ribet ketika mau bedah motor korekan Alex alias Belex Oxs dari B2X di Jl. Semanan Raya No. 2, Jakarta Barat ini. Minta ampun negonya. Akhirnya mesin dibongkar juga.

Dapur pacu aplikasi piston diameter 70 mm. Konon katanya meggunakan piston milik Yamaha Scorpio. Sepertinya agar jalur oli tidak bocor, solusinya menggunakan blok milik Suzuki Raider dibarengi dengan ganti boring.

Motor yang digeber Denny Tongkol ini juga naik stroke. dari hasil pengukuran piston mendem 1,5 mm dan turun ke TMB hanya 62 mm. Stroke hasil pengukuran jadi 62-1,5 = 60,5 mm.

Dari sini kapasitas silinder bisa diukur. Dengan diameter piston atau seher 70 mm, volume silinder jadi 232,7 cc. Namun menurut Belex sih total stroke 64 mm. Jika Belex bener, kapasitas silinder bisa dihitung tepat. Seher 70 mm dan stroke 64 mm, maka volume silinder versi Belex yaitu 246,2 cc. Digenapkan 250cc.

Dua versi kapasitas silinder ini memang bikin bingung. Namun bisa dilihat blok diganjal aluminium 9 mm dan ditambah tiga paking kertas. Dengan aplikasi setang seher milik Yamaha RX-Z.

Namun untuk terapkan setang RX-Z kudu main bos. Kata Belex, lubang pen di setang seher RX-Z setelah dipasangi laher bambu jadinya 15 mm. Sedangkan pen piston milik Scorpio 16 mm. “Solusinya kudu dipasang bos di piston,” jelas Belex yang berencana mau tarung lawan Yamaha Mio korekan Biker Zone itu.

Untuk main di trek panjang, rasio kompresi bermain di 11,3 : 1. Dibarengin dengan penggunaan karburator Keihin PE 28. Namun karena kapasitas silinder sudah gede, lubang venturi kudu dibesarkan. Kini jadi 30,5 mm.

Spuyer yang digunakan yaitu pilot-jet 60 dan main-jet 140. Dengan dipadukan sproket depan 15 dan belakang 38. Untuk turun di trek 500 meter.

Namun sayang, Belex dan Davin sang pemilik Satria F-150 dari perumahan Poris Paradise BB7, Tangerang ini, tidak mau bilang rasionya.

Termasuk durasi buka tutup klep juga ogah dibilang seara rinci. “Namanya juga motor balap liar speknya tidak mau diketahui lawan,” argumen Johan Juniarta, kakak Davin.
Kapasitas silinder Satria F-150 milik Davin Indrawan ini sudah bengkak sampai 250 cc. Pantas jika Yamaha RX-King korekan abis ditekuk di arena adu kebut malam Kemayoran beberapa waktu lalu. Konon menang 8 rebu.

Lumayan alot dan ribet ketika mau bedah motor korekan Alex alias Belex Oxs dari B2X di Jl. Semanan Raya No. 2, Jakarta Barat ini. Minta ampun negonya. Akhirnya mesin dibongkar juga.

Dapur pacu aplikasi piston diameter 70 mm. Konon katanya meggunakan piston milik Yamaha Scorpio. Sepertinya agar jalur oli tidak bocor, solusinya menggunakan blok milik Suzuki Raider dibarengi dengan ganti boring.

Motor yang digeber Denny Tongkol ini juga naik stroke. dari hasil pengukuran piston mendem 1,5 mm dan turun ke TMB hanya 62 mm. Stroke hasil pengukuran jadi 62-1,5 = 60,5 mm.

Dari sini kapasitas silinder bisa diukur. Dengan diameter piston atau seher 70 mm, volume silinder jadi 232,7 cc. Namun menurut Belex sih total stroke 64 mm. Jika Belex bener, kapasitas silinder bisa dihitung tepat. Seher 70 mm dan stroke 64 mm, maka volume silinder versi Belex yaitu 246,2 cc. Digenapkan 250cc.

Dua versi kapasitas silinder ini memang bikin bingung. Namun bisa dilihat blok diganjal aluminium 9 mm dan ditambah tiga paking kertas. Dengan aplikasi setang seher milik Yamaha RX-Z.

Namun untuk terapkan setang RX-Z kudu main bos. Kata Belex, lubang pen di setang seher RX-Z setelah dipasangi laher bambu jadinya 15 mm. Sedangkan pen piston milik Scorpio 16 mm. “Solusinya kudu dipasang bos di piston,” jelas Belex yang berencana mau tarung lawan Yamaha Mio korekan Biker Zone itu.

Untuk main di trek panjang, rasio kompresi bermain di 11,3 : 1. Dibarengin dengan penggunaan karburator Keihin PE 28. Namun karena kapasitas silinder sudah gede, lubang venturi kudu dibesarkan. Kini jadi 30,5 mm.

Spuyer yang digunakan yaitu pilot-jet 60 dan main-jet 140. Dengan dipadukan sproket depan 15 dan belakang 38. Untuk turun di trek 500 meter.

Namun sayang, Belex dan Davin sang pemilik Satria F-150 dari perumahan Poris Paradise BB7, Tangerang ini, tidak mau bilang rasionya.

Termasuk durasi buka tutup klep juga ogah dibilang seara rinci. “Namanya juga motor balap liar speknya tidak mau diketahui lawan,” argumen Johan Juniarta, kakak Davin.





Klep 26/23

Kapasitas silinder yang sudah gede musti diimbangi laju gas bakar yang lebih gede juga. Untuk itu kudu terapkan klep payung lebar. Oleh Belex dipasangi klep isap 26 dan buang 23. Kalau kata Belex sih pakai kepunyaan Suzuki Thunder.

Menurut Belex, korekannya menganut ajas murah. Seperti pston atau seher yang pakai kepunyaan Scorpio bukan asli pabrik. Tapi, menggunakan merek yang banyak dipakai di jalanan. Yaitu piston buatan NPP satu set ring buatan NPR.

Selain itu, untuk penggunaan kampas dan per kopling juga masih pakai buatan wong dewek. “Mengaplikasi keluaran RMG,” jelas Ketu, bobotoh atau suporter Satria F-150 buah tangan Belex itu. (motorplus-online.com)
Klep 26/23

Kapasitas silinder yang sudah gede musti diimbangi laju gas bakar yang lebih gede juga. Untuk itu kudu terapkan klep payung lebar. Oleh Belex dipasangi klep isap 26 dan buang 23. Kalau kata Belex sih pakai kepunyaan Suzuki Thunder.

Menurut Belex, korekannya menganut ajas murah. Seperti pston atau seher yang pakai kepunyaan Scorpio bukan asli pabrik. Tapi, menggunakan merek yang banyak dipakai di jalanan. Yaitu piston buatan NPP satu set ring buatan NPR.

Selain itu, untuk penggunaan kampas dan per kopling juga masih pakai buatan wong dewek. “Mengaplikasi keluaran RMG,” jelas Ketu, bobotoh atau suporter Satria F-150 buah tangan Belex itu.