Kamis, 17 April 2014

Modifikasi Suzuki Satria Full krom



bicara soal modifikasi memang satria masih menjadi motor idola anak muda sekarang meski sekarang Satria F masih kalah sama motor Ninja, atau CBR tapi. kalau modifikasinya memang selalu masih melekat dikalangan anak muda zaman sekarang selain simpel. modifikasinya. dan ini modifikasi satria full krom

Kamis, 08 Agustus 2013

cara perawatan chrom


Modif kuda besi dengan konsep cilong (chrome) pasti membuat semua mata ingin melihatnya. Tampilan yang bersih dan mengkilat memang menjadi daya tarik tersendiri. Tapi bagaimana dengan cara perawatanya ?

“Waktu pulang dari kerja, aku kehujanan, begitu sampai rumah aku tidak membilas bekas percikan air hujannya dengan air bersih,” kata seorang member, pemilik Suzuki Thunder 250 yang beberapa bagian motornya dibubuhi chrome. “Paginya aku lihat dibagian-bagian yang di chrome terdapat bercak-bercak bekas air hujan dan meski sudah dicuci tetap aja ada bekasnya.”

Melakukan perawatan pada chrome itu memang enggak terlalu susah. Perawatan yang extra dilakukan pada masa-masa musim penghujan, hal itu dikarenakan kandungan asam pada air hujan di kota-kota besar cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan bercak bila tidak langsung dibersihkan.
Nah... untuk melakukan perawatan setelah terkena air hujan cukup dengan langsung mencucinya dengan shampo mobil atau dengan shampo rambut juga boleh, kemudian bilas dengan air bersih dan dikeringkan dengan lap bersih.

Untuk bahan yang digunakan merawat Chrome, bisa menggunakan bubuk magnesium yang terdapat di toko bahan kimia namun kalau tidak ada cukup dengan bedak bayi.

Cara perawatannya cukup dengan ditaburkan secara merata keseluruh permukaan yang ada lapisan chrome.

Kemudian di lap dengan kain berbahan lembut atau chamois (kanebo) dan kering. Yang mungkin harus diperhatikan juga yaitu jangan dicuci dengan menggunakan sabun deterjen, karena kandungan asamnya cukup tinggi.

Untuk pertolongan pertama bila terdapat bercak bekas air hujan bisa dibersihkannya dengan minyak kayu putih. Tuangkan minyak kayu putih ke lap kain yang bersih kemudian gosokkan ke seluruh permukaan yang kotor dan dibiarkan menguap.

Dengan melakukan perawatan yang cukup sederhana diatas namun dilakukannya secara intensif bisa membuat kilau chrome pada motor anda akan lebih terjaga...

Selamat mencoba...

Rabu, 17 April 2013

Modifikasi Satria Fu Warna Pelangi

Dengan modifikasi ini kombinasi warna yang menghasilkan warna yang elegan dan modis memberikan inspirasi setiap modifikasi ini.

Kombinasi warna membuat body Satria ini Makin ngeceng deh pokok nya dengan warna pelangi ini bikin makin mantap deh apa lagi dari body depan  yang, makin mantap buat dilihat


Semua warna dari kombinasi warna lah tercipta warna yang kanyak pelangi memberikan tampilan menarik bagi modifikasi Satria Fu ini. dan bagian kerngka ini

Dan di bagian Blok mesin ini butuh kreatifitas untuk mengkombinasikan warna sepaya menjadi kombinasi warna yang sempurna dan bisa mengrit biaya dari biaya Full crom pada mesin yang membutuhkan biaya agak mahal dan perawatan yang hati-hati.

Cukup keren kan modifikasinya dengan kombinasi warnanya semoga menjadi inspirasi semua orang yang ingin memodifikasi Motornya. Dan semoga bermanfaat bagi pembaca



Minggu, 07 April 2013

Sabtu, 06 April 2013

Modif Suzuki Satria F150, 2008 (Banjarnegara)

  Melihat kelir yang beraneka warna, mengingatkan gaya modifikasi di awal milenium. Racikan kelir bertumpuk dan aksen grafis dengan sentuhan airbrush.

Mahmud yang punggawa rumah modifikasi MX Custom (MXC) Banjarnegara, konsisten menerapkan gaya itu lewat sentuhan airbrush, bukan cutting stiker.

“Airbrush lebih paten. Nilai seninya lebih dominan dibanding cutting stiker,” buka modifikator dari Jl. Raya Alians, Km. 2, Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah ini.

Jika dicermati, olahan bodi di pacuan milik Yulistian yang juga berasal dari Kota Dawet Ayu itu, tergolong minimalis.

Olahan pada bodi cenderung sederhana dan standar. Hanya membungkus batok lampu agar terlihat modern dan sedikit bolong-bolong di sepatbor agar terlihat menarik.

Sebab, Mahmud lebih konsen pada racikan konsep airbrush yang membuat motor terlihat semarak. Namun, jauh dari kesan norak.

Teknik airbrush ini nampak apik dengan kelir dominan seperti merah, ungu, hijau dan kuning. Tetapi, penempatan sesuai komposisi bentuk lebih ditonjolkan oleh modifikator yang ramai order ini.

Seperti pada olahan kelir bodi yang kental bernuansa ungu dan merah. Dua kelir ini diracik agar besutan terlihat slim. Guratan lancip dan garis panjang membuat teskstur bodi terlihat kurus.

Proses perpindahan warna pada garis ini memakai teknik mal. Caranya separuh bodi dikelir merah. Kemudian, dikasih nat dengan memakai isolasi kertas. Lalu, diguyur kelir lain yang sesuai konsep deh. (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 60/80-17
Ban belakang : Mizzle 60/80-17
Teromol : Trusty
Sok depan : Combiz
MXC : 0852-2716-2167


Modifiaksi Suzuki Satria Fu 2007

Satria Devin Memang Mantap Nih cc nya ..


Kapasitas silinder Satria F-150 milik Davin Indrawan ini sudah bengkak sampai 250 cc. Pantas jika Yamaha RX-King korekan abis ditekuk di arena adu kebut malam Kemayoran beberapa waktu lalu. Konon menang 8 rebu.

Lumayan alot dan ribet ketika mau bedah motor korekan Alex alias Belex Oxs dari B2X di Jl. Semanan Raya No. 2, Jakarta Barat ini. Minta ampun negonya. Akhirnya mesin dibongkar juga.

Dapur pacu aplikasi piston diameter 70 mm. Konon katanya meggunakan piston milik Yamaha Scorpio. Sepertinya agar jalur oli tidak bocor, solusinya menggunakan blok milik Suzuki Raider dibarengi dengan ganti boring.

Motor yang digeber Denny Tongkol ini juga naik stroke. dari hasil pengukuran piston mendem 1,5 mm dan turun ke TMB hanya 62 mm. Stroke hasil pengukuran jadi 62-1,5 = 60,5 mm.

Dari sini kapasitas silinder bisa diukur. Dengan diameter piston atau seher 70 mm, volume silinder jadi 232,7 cc. Namun menurut Belex sih total stroke 64 mm. Jika Belex bener, kapasitas silinder bisa dihitung tepat. Seher 70 mm dan stroke 64 mm, maka volume silinder versi Belex yaitu 246,2 cc. Digenapkan 250cc.

Dua versi kapasitas silinder ini memang bikin bingung. Namun bisa dilihat blok diganjal aluminium 9 mm dan ditambah tiga paking kertas. Dengan aplikasi setang seher milik Yamaha RX-Z.

Namun untuk terapkan setang RX-Z kudu main bos. Kata Belex, lubang pen di setang seher RX-Z setelah dipasangi laher bambu jadinya 15 mm. Sedangkan pen piston milik Scorpio 16 mm. “Solusinya kudu dipasang bos di piston,” jelas Belex yang berencana mau tarung lawan Yamaha Mio korekan Biker Zone itu.

Untuk main di trek panjang, rasio kompresi bermain di 11,3 : 1. Dibarengin dengan penggunaan karburator Keihin PE 28. Namun karena kapasitas silinder sudah gede, lubang venturi kudu dibesarkan. Kini jadi 30,5 mm.

Spuyer yang digunakan yaitu pilot-jet 60 dan main-jet 140. Dengan dipadukan sproket depan 15 dan belakang 38. Untuk turun di trek 500 meter.

Namun sayang, Belex dan Davin sang pemilik Satria F-150 dari perumahan Poris Paradise BB7, Tangerang ini, tidak mau bilang rasionya.

Termasuk durasi buka tutup klep juga ogah dibilang seara rinci. “Namanya juga motor balap liar speknya tidak mau diketahui lawan,” argumen Johan Juniarta, kakak Davin.
Kapasitas silinder Satria F-150 milik Davin Indrawan ini sudah bengkak sampai 250 cc. Pantas jika Yamaha RX-King korekan abis ditekuk di arena adu kebut malam Kemayoran beberapa waktu lalu. Konon menang 8 rebu.

Lumayan alot dan ribet ketika mau bedah motor korekan Alex alias Belex Oxs dari B2X di Jl. Semanan Raya No. 2, Jakarta Barat ini. Minta ampun negonya. Akhirnya mesin dibongkar juga.

Dapur pacu aplikasi piston diameter 70 mm. Konon katanya meggunakan piston milik Yamaha Scorpio. Sepertinya agar jalur oli tidak bocor, solusinya menggunakan blok milik Suzuki Raider dibarengi dengan ganti boring.

Motor yang digeber Denny Tongkol ini juga naik stroke. dari hasil pengukuran piston mendem 1,5 mm dan turun ke TMB hanya 62 mm. Stroke hasil pengukuran jadi 62-1,5 = 60,5 mm.

Dari sini kapasitas silinder bisa diukur. Dengan diameter piston atau seher 70 mm, volume silinder jadi 232,7 cc. Namun menurut Belex sih total stroke 64 mm. Jika Belex bener, kapasitas silinder bisa dihitung tepat. Seher 70 mm dan stroke 64 mm, maka volume silinder versi Belex yaitu 246,2 cc. Digenapkan 250cc.

Dua versi kapasitas silinder ini memang bikin bingung. Namun bisa dilihat blok diganjal aluminium 9 mm dan ditambah tiga paking kertas. Dengan aplikasi setang seher milik Yamaha RX-Z.

Namun untuk terapkan setang RX-Z kudu main bos. Kata Belex, lubang pen di setang seher RX-Z setelah dipasangi laher bambu jadinya 15 mm. Sedangkan pen piston milik Scorpio 16 mm. “Solusinya kudu dipasang bos di piston,” jelas Belex yang berencana mau tarung lawan Yamaha Mio korekan Biker Zone itu.

Untuk main di trek panjang, rasio kompresi bermain di 11,3 : 1. Dibarengin dengan penggunaan karburator Keihin PE 28. Namun karena kapasitas silinder sudah gede, lubang venturi kudu dibesarkan. Kini jadi 30,5 mm.

Spuyer yang digunakan yaitu pilot-jet 60 dan main-jet 140. Dengan dipadukan sproket depan 15 dan belakang 38. Untuk turun di trek 500 meter.

Namun sayang, Belex dan Davin sang pemilik Satria F-150 dari perumahan Poris Paradise BB7, Tangerang ini, tidak mau bilang rasionya.

Termasuk durasi buka tutup klep juga ogah dibilang seara rinci. “Namanya juga motor balap liar speknya tidak mau diketahui lawan,” argumen Johan Juniarta, kakak Davin.





Klep 26/23

Kapasitas silinder yang sudah gede musti diimbangi laju gas bakar yang lebih gede juga. Untuk itu kudu terapkan klep payung lebar. Oleh Belex dipasangi klep isap 26 dan buang 23. Kalau kata Belex sih pakai kepunyaan Suzuki Thunder.

Menurut Belex, korekannya menganut ajas murah. Seperti pston atau seher yang pakai kepunyaan Scorpio bukan asli pabrik. Tapi, menggunakan merek yang banyak dipakai di jalanan. Yaitu piston buatan NPP satu set ring buatan NPR.

Selain itu, untuk penggunaan kampas dan per kopling juga masih pakai buatan wong dewek. “Mengaplikasi keluaran RMG,” jelas Ketu, bobotoh atau suporter Satria F-150 buah tangan Belex itu. (motorplus-online.com)
Klep 26/23

Kapasitas silinder yang sudah gede musti diimbangi laju gas bakar yang lebih gede juga. Untuk itu kudu terapkan klep payung lebar. Oleh Belex dipasangi klep isap 26 dan buang 23. Kalau kata Belex sih pakai kepunyaan Suzuki Thunder.

Menurut Belex, korekannya menganut ajas murah. Seperti pston atau seher yang pakai kepunyaan Scorpio bukan asli pabrik. Tapi, menggunakan merek yang banyak dipakai di jalanan. Yaitu piston buatan NPP satu set ring buatan NPR.

Selain itu, untuk penggunaan kampas dan per kopling juga masih pakai buatan wong dewek. “Mengaplikasi keluaran RMG,” jelas Ketu, bobotoh atau suporter Satria F-150 buah tangan Belex itu. 

Minggu, 13 Januari 2013

Modifikasi Satria 2013

Gambar Modifikasi Motor Satria FU 150 » Ada begitu banyak merk motor bebek lalu-lalang di jalanan. Hampir semua merek motor yang ada di Indonesia memiliki jenis bebek. Tapi bicara motor bebek rasa sport, rasanya cuma satu yang ada dan itu adalah suzuki satria fu 150. Pertama kali diperkenalkan ke masyarakat Indonesia pada tahun 2005 langsung mendapat sambutan antusias dari para pecinta motor balap. Dengan volume mesin yang 150 cc hampir menyamai motor sport tentunya menjadi pertimbangan tersendiri bagi pecinta motor bebek tapi dengan rasa sport.  Tampilannya begitu gagah dengan posisi berkendara agak merunduk, serasa seperti ikut lomba balap motor ketika kita mengendarainya. Performa mesinnya juga sudah terbukti perkasa dan mampu menandingi motor sport dengan cc yang sama. Suzuki satria fu 150 adalah motor keluaran pabrikan suzuki dengan harga paling tinggi diantara motor bebek keluaran suzuki lainnya. Harga motor satria fu sendiri mencapai harga 19 jutaan on the road (OTR). Tapi harga segitu sebanding dengan performa yang diberikan.

Kelebihan motor Suzuki Satria FU :

    Tampilan sporty.
    Lincah bergerak di kemacetan jalan.
    Tarikan yang sangat responsif.
    Body aerodinamis dan simpel.
    Handling di tikungan sangat nyaman.

Kekurangan motor Suzuki Satria FU :

    Satria FU kurang stabil ketika dicoba dengan kecepatan tinggi.
    Bila dipakai berboncengan, maka pembonceng merasa kurang nyaman karena posisi pengendara agak merunduk.
    Tensioner rantai keteng mudah patah.
    Karena mempunyai cc yang besar maka konsumsi bensin boros.
    Sparepart pengganti mahal.
    Tangki bensin terlalu kecil untuk motor dengan cc besar, sehingga siap-siap saja sering mampir ke pom bensin.

Berikut adalah spesifikasi satria fu 150 seperti dirilis pabrikan Suzuki :

DIMENSI :
Panjang : 1.940 mm
Lebar : 652 mm
Tinggi : 941 mm
Jarak Antara As Roda : 1.280 mm
Tinggi tempat duduk : 764 mm
Jarak Mesin ke Tanah : 140 mm
Berat Kosong : 95 Kg

MESIN :
Tipe : 4 Tak, DOHC 4 Valve, Air Cooled with SACS
Jumlah Silinder : 1 (satu)
Diameter Silinder : 62 mm
Langkah Piston : 48.8 mm
Kapasitas Silinder : 147.3 cm3
Perbandingan Kompresi : 10.2 : 1
Daya Maksimun : 16.0 Ps / 9.500 rpm
Torsi Maksimum : 1.27 kgm / 8.500 rpm
Karburator : MIKUNI BS 26-187
Saringan Udara : Jenis Kertas
Sistem Starter : Kaki
Sistem Pelumasan : Peredaman Oli

TRANSMISI :
Kopling : Manual Plat majemuk tipe basah
Transmisi : 6 speed constant mesh
Arah perpindahan gigi : 1 ke bawah, 5 ke atas
Rantai penggerak : DID 428 DS, 122 mata

RANGKA :
Suspensi Depan : Teleskopik, pegas spiral, bantalan oli
Suspensi Belakang : Lengan ayun, pegas spiral, bantalan oli
Sudut Setir : 45 derajat (kanan & kiri)
Radius Putar : 2.0 m
Rem Depan : Cakram
Rem Belakang : Cakram
Ukuran Roda Depan : 70/90 – 17 38S
Ukuran Roda Belakang : 80/90 – 17 44S

SISTEM LISTRIK :
Sistem pengapian : CDI
Busi : NGK CR8E atau Denso U24ESR-N
Accu : 12 Volt 2.5 Ah 10 HR

KAPASITAS :
Tangki bahan bakar : 4.9 liter
Oli mesin : 1.000 ml
Dengan penggantian saringan oli : 1.100 ml




Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates